Panduan Mengitung Odds dan Kemenangan Judi Bola

Bermain judi bola baik online maupun offline memang mudah. Namun tentu saja harus dipahami dengan baik dulu segala ketentuannya sebelum bermain. Tidak semua pemain memahami cara menghitung Odds yang benar untuk bisa menang.

Taruhan Olahraga

Panduan Mengitung Odds dan Kemenangan Judi Bola

Odds atau Key itu sendiri adalah nilai koefisien dalam sebuah taruhan bola. Nilai itu biasanya dipatok dengan angka serta kadang digunakan tanda plus (+) dan minus (-) yang semuanya tergantung pada jenis Odds itu sendiri. Juga dipengaruhi oleh pada wilayah mana anda memilih pasaran tersebut.

Odds juga bisa dikaitkan dengan tolak ukur kemampuan setiap tim yang akan bertanding. Semakin tinggi nilai Odds yang dimiliki akan semakin unggul tim yang dijagokan. Keunggulan pada setiap pertandingan sebenarnya hanya sebatas prediksi. Karena hasil resmi akhirnya baru akan diketahui bila pertandingan selesai.

Hal lain yang juga harus diperhatikan adalah bahwa yang memberikan Odds adalah pemain dan bersifat prediksi sehingga tidak bisa dipastikan apa yang tercantum pada Odds adalah hasil akhir pada pertandingan. Odds juga tidak memberi manfaat khusus bagi pemain. Yang mereka lakukan hanyalah mengambil patokan apakah Odds itu masih bersahabat atau tidak. Sebenarnya Odds lebih bermanfaat untuk bandar karena keuntungan mereka berasal dari sana.Berikut ini adalah cara singkat menghitung Odds pada taruhan bola.

Baca Juga : Cara Mudah Prediksi Sabung Ayam Agar Menang Telak

Memahami Warna Pasaran

Sebelum taruhan, anda harus mengerti maksud dari warna pasaran yang diikuti. Jika berwarna Hitam maka tidak ada oajak saat bermain. Sedangkan jika warnanya Merah, artinya akan ada pajak yang harus dibayar saat bermain.

Jika ada Odds taruhan berwarna Merah, artinya anda menempatkan bet pada pasaran Asia. Sedangkan jika tidak ada warna Merah, maka pasaran itu adalah taruhan Eropa. Bila bertaruh pada bursa Asia, maka akan ada banyak jenis taruhan yang bisa dimainkan seperti Asian Handicap dan Over Under. Sedangkan bila taruhannya pada pasaran Eropa, maka pilihan bursanya adalah 1×2, Double Chance, HT/FT, Correct Score, dsb.

Rumus Pasaran Asia

Berikut ini adalah rumus pasaran Asia dengan perhitungan Odds dikali nominal taruhan. Jadi misalnya ada sebuah laga yang mempertemukan Everton dengan Manchester United. Odds pada MU adalah 1.32 sedangkan Odds pada Everton adalah 1.12. Cara menghitung Odds-nya adalah sebagai berikut. Jika anda bertaruh untuk Everton dengan Odds 1.12 dan nominal bet anda 100 ribu, artinya 100 ribu x 1.12 = 112 ribu. Maka artinya, saat anda memenangkan taruhan dan mendapat keuntungan sebesar 212 ribu. Sedangkan jika kalah ya kerugiannya hanya 100 ribu.

Selanjutnya jika anda bertaruh untuk MU dengan Odds -1.25 dan nominal taruhannya 100 ribu juga, maka perhitungan Odds-nya adalah 1.32 x 100 = 132 ribu. Jadi ketika menang nantinya, kemenangan pada taruhan itu sebesar 100 ribu. Sedangkan jika nanti kalah, kerugiannya adalah 132 ribu, hasil dari 100 ribu ditambah Key atau pajak taruhan 32 ribu.

Kemudian untuk menghitung bursa taruhan Eropa sangat berbeda dengan pasaran Asia. Rumus perhitungannya adalah Odds -1 x jumlah taruhan atau Odds x jumlah taruhan – modal. Seperti contoh, Odds bernilai 3.25 lalu anda bertaruh 100 ribu, jadi perhitungannya adalah 3.25 – 1 x 100 = 2.25 x 100 = 225 (diluar modal). Atau bisa juga dengan menghitung 3.25 x 100 – 100 = 325 = 100 = 225 (diluar modal).